TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Setelah berhasil menyingkirkan
lawan-lawannya, akhirnya Yudian dan Destriana keluar sebagai pemenang
festival musik dangdut dalam rangka Milad ke-50 Kabupaten Indragiri
Hilir (Inhil).
Yudian, diputuskan oleh panitia sebagai raja
dangdut sedangkan Destriana sebagai ratu dangdut Milad Kabupaten Inhil
kali ini. Mereka mampu mengungguli rekan-rekannya mulai dari tahap
penyisihan hingga tahap final.
Usai penutupan festival, Ketua
Dewan Kesenian Indragiri Hilir (DKIH) H Syamsurizal Awie, menuturkan
festival musik dangdut ini merupakan iven tahunan yang sejalan dengan
festival Bumi Sri Gemilang yang dilaksanakan selama 5 hari.
“Secara
profesional bahwa panitia memutuskan dua nama itu sebagai pemenang
festival musik dangut kali ini. Kita berharap mereka bisa berkiprah ke
ajang yang lebih besar lagi,” ungkap Syamsurizal Awie, Kamis (11/6)
malam.
Ia tak mengira bahwa peserta festival musik dangdut kali
ini lebih besar dari pada tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja panitia
membatasi jumlah pesertanya sebanyak 60 orang. Dengan demikian peserta
dapat berkreasi mempertunjukkan kebolehannya.
“Kita selalu
memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menyalurkan bakatnya
dalam olah vokal lagu dangdut. Setidaknya mereka bisa mendapat wadah
utuk mengukur kemampuan masing-masing,” cetusnya.
Puncak festival
Bumi Sri Gemilang, dikatakan haji Zai, sapaan akrab Syamsurizal Awie,
yakni Gelar Seni Serumpun ke-12. Kegiatan itu melibatkan seniman-seniman
ternama dari manca negara. Malaysia dan Singapur.
“Sedangkan
dalam negeri kita mengundang teman-teman seniman dari Provinsi DKI
Jakarta, Sumatera Utara (Sumut), Jambi dan Kalimantan Selatan (Kalsel),”
paparnya.
Adapun para pemenang festival musik dangdut putra, Yudian,
Hairul Maidin, Ozhy, Sandy Saputra dan Tatang. Sedangkan untuk putri,
Destriana Aulia, Wahidah, Afriati, Novy dam Ira.(ind/mal)